Banyak tulisan yang bisa kita pakai sebagai sarana untuk belajar lebih banyak tentang “Pelayanan Pastoral Berbasis Data”, berikut beberapa alamat website yang bisa dibaca, antara lain :
- http://www.mirifica.net/2015/03/21/pelayanan-berbasis-data-gereja-yang-selalu-berubah-1/
- https://www.academia.edu/31114135/MEMAHAMI_PASTORAL_BERBASIS_DATA_UNTUK_MELAYANI_UMAT_LEBIH_BAIK
- https://www.google.com/amp/s/pewartasabda.wordpress.com/2018/03/26/pentingnya-pastoral-berbasis-data/amp/
- https://majalah.hidupkatolik.com/2016/11/11/1883/pastoral-berbasis-data/
- https://ofmdutadamai.wordpress.com/tag/pastoral-berbasis-data/
- http://stkpkbinainsan.ac.id/berita/detail/pastoral-berbasis-data:-keuskupan-agung-samarinda-dan-stkpk-bina-insan-bekerjasama-mengadakan-pelatihan-data-umat-katolik-duk
- https://www.google.com/amp/pontianak.tribunnews.com/amp/2019/05/03/basis-integrasi-data-umat-keuskupan-agung-pontianak-mempermudah-pelayanan-pastoral
- Pengantar dari buku yang berjudul : Gagasan Dasar Pastoral Berbasis Data, penulis : St. S. Gitowiratmo, Pr. , diterbitkan oleh Kanisius tahun 2017 (diambil dari akun facebook Kanisius Penerbit-Percetakan ) :
- Pelayanan pastoral gereja mengambil bagian dalam tugas Kristus gembala yang baik. Dengan karya itu kehadiran Kristus yang memelihara hidup domba-dombaNya semakin diwujudkan.
- Pelayanan itu hanya mungkin efektif bila keadaan dan konteks hidup domba-domba Tuhan yakni Umat Beriman mendapat perhatian serius dari para pelayan pastoral.
- Untuk maksud itu, pelayanan pastoral gereja tidak boleh usang dan mandeg dalam suatu penampilan yang klise. Pelayanan yang menyentuh Umat Beriman adalah pelayanan yang selalu update dan kreatif.
- Kuncinya terletak pada para penanggung jawab pastoral, baik pejabat hierarkis maupun kaum awam sebagai pengambil bagian yang aktif dalam pelayanan tersebut. Tulisan ini dimaksudkan untuk membantu para pelayan pastoral terlebih para penanggung jawabnya. Gagasan-gagasan dasar dalam Tulisan ini memberi inspirasi bahkan usulan konkret mengenai apa yang harus dilakukan para pelayan pastoral di zaman modern ini.
Dengan terus menerus belajar melayani lebih baik berarti kita juga tanpa henti belajar mencintai Tuhan dengan sepenuh hati supaya kelak beroleh Rahmat kehidupan kekal bersamaNya. Salam Damai Yesus Kristus beserta Bunda-Nya.