Paroki Roh Kudus

Paroki Roh Kudus

Ketentuan Pastoral Keuskupan Surabaya ke VI Terkait Covid19

Home / DPH Artikel / Ketentuan Pastoral Keuskupan Surabaya ke VI Terkait Covid19
Paroki Roh Kudus

Ketentuan Pastoral Keuskupan Surabaya ke VI Terkait Covid19

KETENTUAN PASTORAL (VI) KEUSKUPAN SURABAYA DALAM MENGHADAPI MASA PANDEMIK COVID-19

Para Romo, Suster, Bruder, Frater, Katekis, dan seluruh Umat Allah di Keuskupan Surabaya yang terkasih, sudah kurang lebih tiga bulan kita merayakan ekaristi dengan cara live streaming. Hal ini dilakukan karena situasi darurat Pandemi Covid 19. Ada umat yang merasa terbantu dengan cara ini, ada yang ragu-ragu, tetapi ada yang sungguh merasa kecewa karena tidak lagi memiliki akses untuk pergi ke gereja dan merayakan perayaan ekaristi secara fisik dan langsung bersama romo selebran, serta menerima komuni kudus secara langsung.

Mempertimbangkan Surat Edaran (SE) Menteri Agama Republik Indonesia No. 15 Tahun 2020, tentang Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid di Masa Pandemi, tertanggal 29 Mei 2020, serta mendengarkan masukan dari Forum Vikep dan para imam, dengan gembira hati saya menyatakan bahwa kita akan memulai proses untuk “membuka kembali” gereja-gereja kita dalam semangat doa, sekaligus dengan penuh kehati-hatian dan kesabaran. Sangat penting bagi kita untuk menyadari bahwa memang ada kemajuan telah kita capai untuk mengatasi wabah ini, tetapi masa pandemi belum berakhir dan kita berkewajiban untuk terus bekerja sama satu sama lain untuk melakukan apa yang bisa kita lalukan untuk memastikan keselamatan diri kita sendiri dan orang lain dan untuk mencegah merebaknya kembali wabah ini.

Dalam konteks inilah, saya kembali memberikan dispensasi bagi semua umat Katolik Keuskupan Surabaya dari kewajiban untuk menghadiri Misa Minggu (lih. KHK 1245, 1248 §2) dan bahwa dispensasi ini tetap berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut. Dispensasi ini dimaksudkan untuk memastikan kesejahteraan dan keselamatan semua orang, tidak hanya bagi orang lanjut usia dan mereka yang berisiko tinggi, tetapi bagi siapa pun juga dari segala usia yang membuat keputusan bijaksana demi kesejahteraan mereka sendiri dan juga kesejahteraan orang lain. Secara sederhana, ketika kita memulai dan melanjutkan proses “pembukaan kembali” gereja-gereja ini, tidak ada yang diwajibkan atau harus merasa berkewajiban untuk datang ke gereja. Keputusan untuk datang ke gereja haruslah merupakan keputusan individu yang bebas dan kita pun perlu memaklumi jika akhirnya ada umat beriman yang memiliki alasan serius dan memutuskan untuk tidak datang ke gereja.

Berikut ini adalah tiga tahap "pembukaan kembali” gereja-gereja di Keuskupan Surabaya yang akan segera kita mulai:

  • MASA PERSIAPAN. Masa persiapan “pembukaan kembali” gereja-gereja di Keuskupan Surabaya dimulai 15 Juni 2020 – 30 Juni 2020. Dalam masa ini hendaknya setiap paroki melakukan dan mempersiapkan segala kententuan yang ada dalam Ketentuan-Ketentuan Umum yang akan dikeluarkan oleh Keuskupan Surabaya, khususnya Ketentuan Umum Peribadatan di Keuskupan Surabaya dalam Masa Pandemi. Dalam masa persiapan ini, segala ketentuan dalam Ketentuan Pastoral IV dinyatakan tetap berlaku hingga 30 Juni 2020. Hendaknya Paroki/DPP membentuk tim pengawas, dan menyusun Ketentuan Praktis untuk membantu umat untuk mengikuti protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah (SE Menteri Agama/Perwali/Pergub).
  • MASA PELAKSANAAN TAHAP I. Mulai Rabu, 1 Juli 2020, jadwal misa harian di paroki-paroki sudah bisa dilaksanakan dan bisa dihadiri oleh umat beriman. Perayaan Ekaristi Harian hanya diijinkan dilakukan di gedung gereja paroki. Ketentuan-ketentuan yang akan digunakan untuk Misa Minggu (lih. Ketentuan Umum Peribadatan) hendaknya mulai dilaksanakan dan dibiasakan dalam perayaan Misa Harian ini. Perayaan hari minggu tanggal 5 Juli 2020 masih dilakukan secara live streaming.
  • MASA PELAKSANAAN TAHAP II. Pada Sabtu sore, 11 Juli 2020, jadwal Misa Hari Minggu di paroki sudah bisa dilaksanakan dan bisa dihadiri oleh umat beriman. Perayaan Ekaristi Hari Minggu hanya diijinkan dilakukan di gedung gereja paroki. Pelaksanaan Ketentuan Umum dan Teknis Peribadatan Keuskupan Surabaya dalam Masa Pandemik harus sungguh-sungguh dilaksanakan dengan baik.

Melalui surat ini, saya menetapkan pula bahwa segala Ketentuan Keuskupan Surabaya yang berkaitan dengan proses untuk “membuka kembali” gereja-gereja Katolik Keuskupan Surabaya di masa pandemi berlaku hingga 31 Desember 2020 atau sampai dengan ada keputusan baru.

Dalam rapat koordinasi dengan Para Romo Vikep, saya sangat gembira mendengarkan kerinduan Anda semua untuk kembali beribadah di gereja untuk merayakan Ekaristi dan saya berterima kasih atas tanda iman yang hidup ini. Saya juga berterima kasih kepada para imam yang berkarya di Keuskupan Surabaya atas bantuan dan kerja sama terus-menerus selama hari-hari yang sulit dan hal ini sungguh menunjukkan hasrat mereka untuk menjadi Pelayan Kristus yang penuh iman. Saya kembali berharap bahwa kita akan memulai proses “pembukaan kembali” gereja-gereja kita dengan doa, cara-cara yang bijaksana dan penuh kesabaran.

Betapapun terbatasnya keadaan kita saat ini, kita harus ingat bahwa kita semua dipersatukan sebagai Tubuh Kristus dan oleh karena itu, rasa hormat dan kasih kita satu sama lain merupakan ciri khas yang menandai kita sebagai pengikut-Nya. Semoga masa pandemi yang sulit ini semakin mempersatukan kita. Semoga kita terus berdoa untuk semua yang terkena dampak negatif oleh virus corona dan juga bagi semua yang telah berpulang menghadap Bapa. Ingatlah bahwa saya senantiasa berdoa untuk Anda masing-masing dan keluarga Anda. Bersama Bunda Maria marilah kita terus memohon berkat dan Rahmat Tuhan agar pandemi Covid-19 segera berlalu.

Pada Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus,
Surabaya, 14 Juni 2020
Berkat Tuhan,

Msgr. Vincentius Sutikno Wisaksono
Uskup Surabaya

 

File Surat Asli Ketentuan Pastoral VI Keuskupan Surabaya :

https://drive.google.com/file/d/1jRdhA5BuPTnjET58sITjyM_Yd_SXmqCp/view?usp=sharing

Ketentuan Umum Peribadatan dan Pelayanan Sakramen Keuskupan Surabaya Dalam Masa Pandemi :

https://drive.google.com/file/d/1G3tA9WcGNCplUFwydcldNXUa9uhNRdk-/view?usp=sharing