Alur pelaksanaan kegiatan misa menyikapi keadaan yang berkembang saat ini :
- Umat masuk diberikan desinfectan (dibantu petugas liturgi untuk semprotkan), Umat duduk sesuai arahan petugas liturgi, sesuai dengan jarak yang ditentukan
- Perarakan masuk -> tetap, Romo, AI, Pemazmur, lektor, tetap diiringi lagu pembukaan, Evangeliarium langsung di simpan di altar
- Tuhan kasihanilah, Bacaan 1,2, tetap
- Mazmur, Alleluya -> dinyanyikan
- Bacaan Injil dan homili -> tetap
- Persembahan -> tidak ada perarakan, piala dll sdh langsung di altar, kolekte sudah disiapkan kotak kolekte di pintu-pintu masuk gereja, tidak ada lagu persembahan
- Kudus, konsekrasi, Bapa kami, Anak domba -> dibacakan
- Komuni tetap, didampingi petugas -> ada lagu komuni
- Penutup dan berkat -> tetap
- Perarakan keluar -> diiringi lagu penutup
Note: bangku kursi di gereja sudah diatur.
- Dalam gereja isi 4
- Sayap gereja isi 5
- Balai Paroki 1,2 - tiap baris diberi jarak kosong 1 kursi